Iran Sebut Amerika-Israel Salah Perhitungan: Kami Menanggapi Ancaman Melalui Tindakan daripada Retorika
- Istimewa
Siap – Sejumlah pejabat militer Iran memastikan bahwa kemampuan rudal yang mereka miliki telah jauh berkembang lebih pesat dari yang dibayangkan oleh Amerika dan Israel.
Setidaknya hal itu ditegaskan oleh Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi pada Minggu, 8 Maret 2026.
Disitat dari laman TasnimNews, Abdollahi mengatakan, bahwa kemampuan rudal negara-nya jauh lebih besar daripada yang diasumsikan musuh.
Ia menekankan, bahwa Angkatan Bersenjata Iran menanggapi ancaman melalui tindakan di medan perang daripada retorika.
Munurutnya, musuh seperti Amerika dan zionis Israel secara konsisten dilanda kesalahan perhitungan.
Lebih lanjut Abdollahi juga mengingatkan, para pejabat Teheran juga telah berulang kali menyatakan bahwa musuh akan menerima balasannya di medan perang.
"Musuh sekarang telah memahami bahwa Iran bukanlah negara yang hanya pandai berslogan tetapi negara yang membuktikan kata-katanya melalui tindakan."
Deretan rudal Iran siap hadapi Amerika Israel
- Istimewa
Abdollahi menegaskan, bahwa senjata yang dimiliki negaranya telah menjadi lebih canggih dari sebelumnya, memiliki ketahanan yang lebih besar, akurasi yang lebih tinggi, dan daya yang lebih kuat, tambah komandan tersebut.
Ia menyatakan bahwa pengalaman yang diperoleh dari perang-perang sebelumnya telah diubah menjadi kemampuan operasional saat ini.
Menurutnya, musuh sedang menyaksikan dampak kekuatan Iran di medan perang.
"Musuh telah berulang kali mengklaim mengetahui jumlah rudal kami, tetapi mereka harus menghitungnya di medan perang untuk menyadari bahwa mereka tidak mengetahui apa pun tentang kemampuan kami yang sebenarnya," kata jenderal itu.
Ia juga menyatakan bahwa musuh yang jahat menargetkan warga sipil, pelajar, dan keluarga yang tidak bersalah di rumah mereka.
Sementara Republik Islam menyerang pusat-pusat militer musuh dan apa pun yang diperlukan untuk membuat para agresor menyesali tindakan mereka.
Mayor Jenderal Abdollahi menambahkan, bahwa perang akan berlanjut sampai musuh menyesali perilaku dan tindakannya.
Masih Gunakan Stok Lama
Juru Bicara IRGC, Ali-Mohammad Naeini, menyatakan angkatan bersenjata Republik Islam siap menghadapi perang skala penuh berintensitas tinggi hingga enam bulan.
Menurutnya, kemampuan militer IRGC masih jauh dari batas maksimal.