Ketika Para Akademisi Top Yogyakarta Bimbing Peraih Medali OSN SMA Kesatuan Bangsa

SMA Kesatuan Bangsa bersama para akademisi
Sumber :
  • Istimewa

Siap – SMA Kesatuan Bangsa sukses menggelar acara buka puasa bersama dan diskusi bertajuk “Ramadhan Cendekia: Remarkable Intellect, Exemplary Character” di Hotel Forriz, Yogyakarta, belum lama ini. 

img_title Mahasiswa UGM dan BEM DIY Geruduk Gejayan, Tolak Pabrik Semen Wonogiri

Kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa-siswi peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP dan SMA se-D.I. Yogyakarta, para guru, School Director dan Kepala Sekolah Kesatuan Bangsa, serta pejabat dari dinas terkait. 

Hadir juga 23 akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, dan Universitas Islam Indonesia (UII).

img_title Jebolan SMA Kesatuan Bangsa Ini Cetak Sejarah Dikancah Internasional

Acara yang diinisiasi oleh manajemen Sekolah Kesatuan Bangsa Yogyakarta (SD–SMP–SMA KBS) bersama Tim OLYMPUS (Olympiad Students of Kesatuan Bangsa) dirancang sebagai ruang dialog antara para profesor dan siswa-siswi peraih medali OSN.

Harapannya, para peserta terdorong untuk melanjutkan perjalanan akademiknya hingga ke jenjang perguruan tinggi dan menjadi akademisi unggul di masa depan. 

img_title Dituding 'Lembek' ke Prabowo Tapi Garang ke Jokowi, Rocky Gerung Blak Blakan Bilang Saya.....

"Melalui pertanyaan-pertanyaan yang terarah, diskusi difokuskan untuk memberikan wawasan mengenai makna kesuksesan, proses akademik, serta pentingnya karakter dalam membangun karier yang berkelanjutan," kata School Director Sekolah Kesatuan Bangsa, Vezir Ashyrnepesov dikutip pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dia menekankan bahwa tujuan utama pendidikan bukan hanya menghasilkan siswa dengan capaian akademik yang tinggi, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. 

"Para siswa, terutama mereka yang dianugerahi kemampuan intelektual yang baik, memiliki tanggung jawab moral untuk menggunakan potensi tersebut secara bijak dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," ucap Vezir.

Menurutnya, kecerdasan bukan sekadar keunggulan pribadi, melainkan juga amanah yang perlu dimanfaatkan untuk melayani dan memberdayakan orang lain. 

Oleh karena itu, Sekolah Kesatuan Bangsa berkomitmen untuk tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan nilai kepemimpinan, integritas, dan semangat kontribusi sosial pada setiap siswa. 

"Melalui diskusi ini, para siswa diharapkan kelak mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu menginspirasi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title