Janji Khamenei Terbukti, Iran Bikin Rontok Kapal Perang Amerika

Kapal perang Amerika rusak kena rudal Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Pernyataan Sayyid Ali Khamenei kembali terbukti. Rudal Iran sangat mampu menenggelamkan kapal tempur Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk.

img_title Trump Keluarkan Peringatan Keras, Nasib Negosiasi AS-Iran di Ujung Tanduk

Pernyataan ini disampaikan oleh IRGC di tengah meningkatnya ketegangan militer dan diplomatik antara Teheran dan Washington.

IRGC mengatakan telah menyerang kapal pendukung tempur AS dengan rudal.

img_title Dari Teheran ke Amerika, IRGC Sampaikan Pesan di Tengah Ketegangan Kedua Negara

Media pemerintah Iran, seperti Tasnim News Agency dan IRIB, melaporkan bahwa rudal IRGC berhasil menghantam kapal US MST hingga mengalami kerusakan parah.

Bantahan AS 

img_title Surat Terbuka Iran untuk Rakyat Amerika Jelang Pemilu AS, Trump Makin Terjepit

Pejabat Amerika Serikat membantah laporan tersebut dan menyebut klaim Iran sebagai kebohongan. 

Pihak Angkatan Laut AS belum memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya kerusakan pada aset mereka.

Insiden ini dilaporkan terjadi di tengah eskalasi besar yang disebut sebagai "Operation Epic Fury", di mana AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Teheran untuk menghancurkan kapabilitas nuklir dan militer IRGC. 

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan gelombang drone dan rudal ke Israel serta fasilitas militer AS di kawasan, termasuk pangkalan Armada

Pernyataan itu menambahkan bahwa aset angkatan laut AS lainnya tetap berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran seiring berlanjutnya operasi.

Kapal pendukung tempur AS MST mengalami kerusakan parah akibat rudal yang ditembakkan oleh angkatan laut Garda Revolusi Iran. Kapal itu tenggelam.

Tak hanya itu, sistem hidrolik di kapal induk Lincoln hancur.

Sistem hidrolik tersebut bertanggung jawab untuk meluncurkan dan mendaratkan pesawat di dek Lincoln.

Dengan demikian, Lincoln menjadi bongkahan besi tak berguna yang mengapung di laut.

Klaim ini langsung memicu perhatian internasional.

Pasalnya, pernyataan tersebut muncul saat kawasan Teluk berada dalam situasi sensitif akibat peningkatan kehadiran militer AS dan pembicaraan nuklir yang dimediasi Oman.

Di tengah tekanan diplomatik, narasi kekuatan militer kembali menjadi sorotan.

Ancaman Khamenei dan Pesan Deterensi

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Republik Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, telah menyampaikan peringatan keras terkait keberadaan kapal perang Amerika Serikat yang mendekati wilayah Iran.

"Kita terus mendengar bahwa mereka telah mengirim sebuah kapal perang ke arah Iran. Kapal perang tentu saja merupakan senjata berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya adalah senjata yang mampu menenggelamkannya," kata Khamenei dalam pidato, dilansir Al Arabiya.

Halaman Selanjutnya
img_title