Begini Damainya Ramadan di Lapas Cibinong
- Istimewa
Siap – Suasana Ramadan menghadirkan nuansa berbeda. Setidaknya itulah yang terlihat di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor.
Di lembaga pemasyarakatan atau lapas ini, lantunan ayat-ayat suci Al Quran terdengar hampir di tiap sudut.
Jelang sore, suasana hiruk pikuk pun semakin terasa. Salah satu tempat yang paling banyak didatangi adalah area masjid.
Yap, di Masjid At Taubah Lapas Cibinong inilah sejumlah warga binaan alias napi berbondong-bondong ingin memperdalam ilmu agama.
Layaknya seorang santri, para napi ini pun tampak khusyuk mengikuti tiap ajaran ustadz.
Sambil menanti azan magrib untuk berbuka puasa, mereka mengisi waktu dengan mendengarkan tausiah, berdiskusi keislaman, serta memperbanyak tilawah Al-Quran.
Bahkan, sebagian dari mereka menargetkan khatam Quran selama bulan suci Ramadan ini.
Suasana yang tercipta begitu khidmat tausiyah dan lantunan ayat suci Al Quran terdengar bersahutan, menghadirkan ketenangan dan harapan baru bagi para warga binaan.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto menyampaikan, bahwa Ramadan menjadi momentum pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
“Bulan suci ini adalah kesempatan berharga untuk memperbaiki diri, menenangkan hati, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami mendorong warga binaan untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan membangun," katanya.
Program pembinaan keagamaan ini merupakan bagian dari komitmen lapas dalam membentuk pribadi yang lebih baik.
Melalui tausiah dan tilawah Al Quran, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan ketenangan batin, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Salah seorang warga binaan, inisial A, mengungkapkan bahwa momen Ramadan menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki diri serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Di momen Ramadan ini saya berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dengan mengikuti berbagai kegiatan positif yang ada, seperti pengajian dan tadarus Al-Quran, agar keimanan dan ketakwaan saya semakin meningkat", ujarnya.
Seiring dengan itu, petugas pun berharap momen Ramadan ini mampu membawa dampak positif, khususnya bagi warga binaan.