Kembali Memanas, Iran Tutup Selat Hormuz Ancam Tenggelamkan Kapal Perang Amerika
- YouTube Daftar Populer
Siap – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran nyatanya hingga kini belum juga mereda. Kekinian, Teheran menutup sebagian Selat Hormuz dan bahkan menembakkan rudal ke arah perairan penting itu.
Dikutip dari berbagai sumber, ini adalah kali pertama Iran menutup sebagian Selat Hormuz.
Sikap tegas itu dilakukan saat delegasi Teheran dan Washington sedang berunding soal penghentian program nuklir Iran.
Di saat bersamaan, Garda Revolusi Iran atau IRGC juga melakukan latihan perang di Selat Hormuz.
Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur maritim penting untuk rute perdagangan internasional karena dilalui 20 persen pasokan minyak dunia.
Sementara itu, kapal perang AS dan sejumlah alutsista sebelumnya telah bersiaga di laut Arab menyusul ketegangan hubungan Amerika dan Iran.
Merespon hal tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayotollah Khamenei mengancam akan menenggelamkan kapal perang Amerika.
"Mereka terus mengatakan bahwa kita telah mengirim kapal perang ke wilayah Iran. Oke, tentu saja kapal perang adalah alat yang berbahaya. Tetapi yang lebih berbahaya dari itu adalah senjata yang dapat mengirim kapal perang itu jauh ke bawah laut," tegasnya dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026.
Latihan perang Iran jelang negosiasi nuklir
- Siap.viva/Reuters
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sikap Presiden AS Donald Trump yang terus sesumbar soal militer Amerika yang diklaimnya terkuat di dunia.
Menurut Ayatollah Khamenei, militer terkuat sekalipun dapat menerima pukulan telak hingga tak lagi mampu berdiri.
Kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan IRGC menyebut, rudal yang diluncurkan dari dalam Teheran dan di sepanjang garis pantai Iran berhasil mengenai target di kawasan tersebut.
Peringatan Terbuka Jenderal Iran ke Amerika
Pejabat militer Iran kembali memberi peringatan terbuka terhadap Amerika. Teheran memastikan, perang kali ini akan memberi pelajaran bersejarah bagi Washington dan sekutunya.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi baru-baru ini.
Dilansir dari laman palestinechronicle, Mousavi memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa konfrontasi militer apa pun akan memiliki konsekuensi bersejarah bagi kekuatan global Amerika.
Mousavi meningatkan, bahwa perang melawan Iran akan memberi Amerika pelajaran bersejarah dan mencegahnya untuk menjalankan hegemoni di seluruh dunia.