Pidato Sayyid Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia: Amerika Serikat Tak akan Pernah Bisa Hancurkan Iran!

Pidato Sayyid Ali Khamenei soal Iran dan AS
Sumber :
  • Siap.viva/Reuters

Siap – Pernyataan tegas datang dari Pemimpin Tertinggi Iran Sayyid Ali Khamenei. Dalam pidato terbarunya, ia memastikan Amerika Serikat tidak akan pernah mampu menghancurkan Iran.

img_title Sangar, Dalam Semalam Iran Hancurkan 9 Pesawat Tempur AS, Washington Makin Tekor

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik dan militer antara Teheran dan Washington.

Pidato tersebut disampaikan saat dinamika negosiasi nuklir dan tekanan militer kembali menjadi sorotan global.

img_title Iran Dapat 'Pelajaran Mahal' dari AS dan Israel, Hasilnya Wajib Diwaspadai Lawan

Khamenei menekankan bahwa upaya Washington selama puluhan tahun tidak berhasil melemahkan Republik Islam.

Pesan itu sekaligus memperlihatkan posisi Iran yang ingin menunjukkan ketahanan, baik secara politik maupun militer.

img_title AS Kehilangan Aset Canggih di Hormuz, Iran Ungkap Klaim Mengejutkan

Dalam konteks geopolitik saat ini, pernyataan tersebut bukan sekadar retorika domestik.

Banyak pengamat melihatnya sebagai sinyal kuat ke Washington bahwa Teheran tetap siap menghadapi tekanan.

Di saat yang sama, negosiasi terkait program nuklir masih berjalan dan membuka peluang diplomasi.

Pesan Politik dan Militer dari Teheran

Militer Iran siap hadapi Amerika

Photo :
  • Istimewa

Dalam pidatonya yang dikutip AFP, Sayyid Ali Khamenei menyampaikan kritik langsung terhadap kebijakan Amerika Serikat.

Ia menilai berbagai upaya selama puluhan tahun tidak berhasil menjatuhkan Iran.

"Dalam salah satu pidatonya baru-baru ini, Presiden AS mengatakan bahwa selama 47 tahun, AS belum berhasil menghancurkan republik Islam. Saya katakan kepada Anda, Anda pun tidak akan berhasil (menghancurkan Iran)," ujar Sayyid Ali Khamenei dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut juga merujuk pada kebijakan dan sikap Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

Khamenei menilai tekanan yang diberikan Washington tidak akan mengubah posisi Iran.

Di sisi lain, pidato itu juga memuat peringatan militer.

Sayyid Ali Khamenei menyebut Iran siap menghadapi pengerahan armada militer besar di kawasan Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa negaranya memiliki kemampuan untuk merespons jika terjadi konflik terbuka.

Pesan ini dinilai sebagai upaya Iran menunjukkan keseimbangan antara jalur diplomasi dan kekuatan militer.

Teheran ingin memastikan bahwa negosiasi tidak dipandang sebagai tanda kelemahan.

Sebaliknya, Iran berusaha memperlihatkan bahwa mereka tetap memiliki daya tawar.

Kawasan Timur Tengah sendiri sedang berada dalam situasi sensitif.

Peningkatan aktivitas militer di perairan strategis dan jalur perdagangan energi membuat pernyataan dari pemimpin Iran mendapat perhatian luas.

Halaman Selanjutnya
img_title