PUPR Kubu Raya Minta Kontraktor Perbaiki Jalan Durian-Pasak yang Belum Seumur Jagung Rusak
- Ngadri/siap.viva.co.id
VIVA – Pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Bina Marga Kabupaten Kubu Raya, Khairul meminta kepada pelaksana pembangunan jalan rekonstruksi Durian-Pasak agar melakukan perbaikan jalan yang retak di sejumlah titik padahal belum seumur jagung.
‘’Saya minta jalan yang rusak retak itu diperbaiki, karena masih dalam masa pemeliharaan,’’kata Khairul kepada siap.viva.co.id pada Kamis 29 Januari 2026.
Khairul menambahkan, pada pengerjaan jalan rekonstruksi Durian-Pasak tersebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) masih di laksanakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kubu Raya, Supratmansyah,S.T.
‘’Pejabat PPK masih pak Supratmansyah. Tapi beliau sekarang sedang ada kegiatan menghadiri musrenbang,’’ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua DPD Provinsi Kalimantan Barat Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNR-RI) Dedi Arpandi, SH menyoroti proyek pembangunan jalan rabat beton Rekonstruksi jalan Durian-Pasak di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat belum seumur jagung sudah terjadi retak di sejumlah titik.
‘’Saya minta standar beton untuk pembangunan jalan rekonstruksi Durian-Pasak di uji ulang melalui labotararium lembaga resmi agar transparan sesuai perencanaan atau tidak agar masyarakat juga tau berapa standar kekerasan beton yang sebenarnya,’’jelas Dedi Arpandi kepada siap.viva.co.id pada Minggu 25 Januari 2026.
Pelang Proyek Rekonstruksi Jalan Durian-Pasak Kubu Raya
- Ngadri/siap.viva.co.id
Dedi juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kejari Mempawah, Kejati Kalbar dan Polda Kalbar agar turun kelapangan melakukan investigasi mendalam dan memeriksa pejabat di Dinas PUPR Kubu Raya dan Direktur CV Murizka Mulya Malaya.
‘’Saya minta Kejati Kalbar dan Polda Kalbar turun kelapangan mengusut proyek rekonstruksi jalan rabat beton Durian-Pasak yang belum lama selesai dikerjakan sudah terjadi retak di sejumlah titik,’’ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan, jika dari penyelidikan dan pemeriksaan ditemukan pelanggaran atau kerugian negara agar di usut hingga tuntas.
‘’Saya minta proyek rekonstruksi jalan rabat beton Durian-Pasak di usut hingga tuntas,’’pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut dikerjakan oleh CV Murizka Mulya Malaya dengan nilai anggaran Rp4.873.510.00 dan dikelola oleh Dinas Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Kubu Raya yang bersumber dari dana APBD Tahun 2025.