Jaksa Bongkar Tipu Muslihat Dukun Pesugihan di Balik Ritual Laut Jawa

Ilustrasi dukun palsu ditangkap Kejari Lampung Tengah
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Kejari Lampung Tengah berhasil membongkar fakta mengejutkan di balik kasus penipuan berkedok dukun pengganda uang modus pesugihan. Terdakwanya diketahui bernama Nasirun (57 tahun). 

img_title Jejak Jaksa Dera: Pendobrak Lombok yang Kini Bermanuver di Tanah Sultan

Perkara ini telah masuk dalam tahap persidangan dengan agenda pembuktian di Pengadilan Negeri Gunung Sugih. 

Kasi Intel Kejari Lampung Tengah, Alfa Dera mengatakan, terkait hal itu pihaknya telah mengumpulkan sejumlah barang bukti berikut keterangan lengkap para saksi. 

img_title Ultimatum Kejari di Balik Korupsi Truk Sampah DLH Lombok Tengah

"Perkara sudah masuk tahap pembuktian. Pimpinan telah menunjuk Arif Kurniawan sebagai Jaksa Penuntut Umum untuk mengawal persidangan ini hingga tuntas," katanya dikutip pada Selasa, 27 Januari 2026. 

Dera juga mengatakan, bahwa kasus ini mendapat atensi serius dari Kepala Kejari Lampung Tengah, Rita Susanti. 

img_title Gaspol Berantas Korupsi, Kini Jaksa Bidik Proyek Kebersihan DLH Pemkab Lombok Tengah: 10 ASN Diperiksa

Ia berkomitmen penuh menuntaskan perkara penipuan yang telah merugikan warga sekitar.

Modus Sulap Beras Jadi Uang

Dalam persidangan terungkap, Nasirun melakukan cara yang cukup licik untuk menguras harta korban.

Terdakwa menggunakan beberapa trik sulap. Di antaranya adalah pancingan kotak sakti yang diklaim dapat menarik uang leluhur.

"Jadi terdakwa menunjukkan sebuah kotak kayu yang terlihat penuh dengan uang pecahan Rp50 ribu. Padahal, kotak tersebut berisi penuh beras, dan terdakwa hanya menaruh beberapa lembar uang di bagian atas agar terlihat seolah-olah kotak itu berisi uang miliaran rupiah," jelasnya.

Kemudian, Nasirun juga mengelabui korbannya dengan modus mahar untuk ritual tertentu. 

"Nah untuk bisa mencairkan uang di dalam kotak tersebut, terdakwa meminta mahar sesajen yang sangat mahal pada para korbannya ini."

Jaksa Kejari Lampung Tengah sita barang bukti kasus dukun palsu

Photo :
  • Istimewa

Selain itu, Nasirun si dukun palsu yang mengklaim bisa menarik uang leluhur ini juga meminta uang dalam jumlah fantastis dengan dalih sebagai syarat pelengkap ritual. 

"Alasannya untuk operasional. Korban diminta mengirim uang berkali-kali dengan alasan untuk ritual di pinggir laut Jawa, pembersihan diri, hingga pembelian bunga ritual," bebernya. 

Lebih lanjut Dera mengungkapkan, korbannya diperkirakan cukup banyak dengan terget berantai. 

"Jika satu korban sudah kehabisan uang, terdakwa menyuruh korban tersebut mencari orang lain untuk bergabung dalam ritual agar mahar tetap mengalir," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title