Waspada! Teror Jalan Berlubang Hantui Pengendara di Depok
- Istimewa
Siap – Sejumlah titik jalan berlubang di Kota Depok menyebabkan kasus kecelakaan diprediksi meningkat. Salah satu korbannya baru-baru ini adalah seorang jurnalis TvOne, Melli Kasna Dara Meta.
Ia mengalami luka yang cukup serius akibat terperosok jalan berlubang di kawasan Tole Iskandar beberapa hari lalu.
Merespon hal tersebut, Pemerintah Kota Depok bersama Satuan Lalu Lintas atau Satlantas bergerak cepat melakukan perbaikan di sejumlah titik rawan.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Satlantas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari mengakui, ada cukup banyak jalan yang berlubang imbas cuaca ekstrem.
Menurut data sementara, ada puluhan titik berlubang yang tersebar di Jalan Juanda, Tole Iskandar, Jalan Raya Jakarta Bogor, GDC, Margonda dan Jalan Raya Parung-Ciputat.
"(perbaikan ini) dalam rangka menurunkan fatalitas laka (kecelakaan) ya, menekan angka kecelakaan juga sih," katanya saat meninjau langsung perbaikan jalan di kawasan Juanda Depok pada Senin, 26 Januari 2026.
"Ini terjadi karena hujan terus kan, jadi mengikis jalan juga akhirnya banyak jalan berlubang kan di mana-mana, terutama di jalan nasional tuh, dan jalan Raya Bogor sama jalan Parung-Ciputat, sama jalan Margonda kan termasuk daerah black spot, jadi ya harus cepat-cepat itu gitu, cepat-cepat diperbaiki," jelasnya.
Ketika disinggung ada berapa jumlah korban kecelakaan akibat kondisi ini? Elly mengaku tidak tahu secara detail.
"Kalau totalnya saya mesti cari tahu data di laka lantas ya, karena kan ada sebagian jatuh terus enggak lapor ya, langsung bisa diperbaiki sendiri tuh, pada saat jatuhnya.
Nah kalau untuk yang itu saya belum bisa iniin data berapa gitu totalnya," ujarnya.
Terkait hal itu, ia pun mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari dengan kondisi hujan deras.
"Imbauannya untuk saat ini apalagi cuaca tidak menentu ya, kadang hujan, kadang panas gitu ya, tetap hati-hati menjaga kecepatan kendaraan, fokus berkendara, karena kan banyak ya mungkin berpikir tentang kantor dan sebagainya, jadi nggak fokus," ucap dia.