AHY Gandeng UI Perkuat Infrastruktur Nasional: Pemerintah Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Pertemuan AHY dan Rektor UI Prof Heri Hermansyah
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), menggandeng akademisi dalam melaksanakan proyek strategis nasional. Salah satunya melibatkan civitas Universitas Indonesia atau UI.

img_title Ketika Semua Orang Bisa Viral, Siapa yang Masih Bisa Dipercaya? Begini Jawaban Pengamat UI

Hal itu disampaikan langsung oleh Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY belum lama ini. 

Ia ‎menegaskan, bahwa pembangunan infrastruktur nasional tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan fisik, tetapi harus ditopang oleh riset, pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor. 

img_title Pengamat UI Ungkap Hasil Riset BNN: Ini Investasi Terbesar Sebuah Negara

Pernyataan itu diungkapkannya dalam pertemuan dengan Pimpinan UI di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat pada Rabu, 21 Januari 2026.

‎“Kita sepakat bahwa infrastruktur merupakan tulang punggung pembangunan nasional. Tanpa infrastruktur dan konektivitas antarwilayah yang kuat, kita tidak akan mampu mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi," kata AHY dikutip pada Jumat, 23 Januari 2026. 

img_title Mahasiswa UI yang Tewas di Kosan Dikenal Aktif Kegiatan Kampus

"Untuk itu, penguatan sumber daya manusia, khususnya di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), diperlukan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur di masa depan,” sambungnya.

‎Sejalan dengan pandangan tersebut, Rektor UI, Prof Heri Hermansyah menegaskan komitmen pihaknya untuk berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah.

Hal itu melalui kolaborasi riset dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional. ‎

‎Menurutnya, UI terus mengoptimalkan sumber daya manusia dan aset universitas untuk mendukung peran tersebut.

‎“Sekitar 700 profesor serta ribuan tenaga ahli dan tenaga medis UI terlibat aktif dalam riset inovasi, pengabdian masyarakat, konsultansi, pelatihan, hingga pengujian laboratorium yang memberikan solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan,” katanya.

‎Selain itu, dari sisi pengelolaan aset dan infrastruktur, UI mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan terintegrasi dengan pengembangan wilayah. 

‎Sejumlah inisiatif yang disampaikan antara lain pembukaan akses exit tol kawasan UI, pengembangan kawasan sekitar Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI.

Kemudian, ‎pembangunan international housing, serta pengembangan connectivity hub yang terintegrasi dengan ‎transportasi publik dan layanan bus listrik di lingkungan kampus.

‎Menanggapi hal ini, AHY menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan UI. 

‎“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Saya selalu menggunakan istilah penta helix, yaitu pemerintah ‎bersama dunia akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media," ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title