Eks Ketua FPI Desak Polisi Tangkap Rentenir yang Incar Rumah Warga Depok

Eks Ketua FPI Depok, Habib Idrus lawan rentenir
Sumber :
  • siap.viva.co.id

Siap – Mantan Ketua FPI Depok, Habib Idrus kembali mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan pemalsuan sertifikat rumah yang melibatkan rentenir

img_title Senggol MUI, Mantan Ketua FPI Depok Turun Tangan Hadapi Rentenir: Ini Harus Ditindak

Adapun kejadian ini dialami sejumlah warga di wilayah Kampung Lio, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Salah satu korban yang nyaris kehilangan rumahnya adalah Sugi Mulyo, tetangga Habib Idrus Al Qadri. 

img_title Pengakuan Polos Bunga Check In Bareng Pacar di Apartemen Saladin Depok: Katanya Nonton Netflix

Sayangnya, kasus yang dilaporkan sejak tiga tahun lalu itu nyatanya hingga kini belum juga menemukan titik terang. 

Utang Sugi yang tadinya Rp20 juta membengkak sampai sebesar Rp500 juta.

img_title Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Depok Mandek Sejak 2022, Begini Kronologinya

"Yang kita dengarkan utangnya Rp20 juta blablabla, kenapa sampai tiba-tiba Rp500 juta. Bahkan sertifikat dia pun sudah balik nama si rentenir ini," katanya pada Selasa 6 Januari 2026. 

"Nah, setelah disidik-sidik ya ternyata AJB-nya itu kan dipalsukan. Nah, ini kan sudah jelas ini pidana," sambung eks Ketua FPI Depok tersebut. 

Atas dasar itulah, Habib Idrus mendesak polisi untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

"Kita berharap sama Pak Kapolres dan jajarannya tolonglah warga Depok-nya  diayomi. Siapapun warganya ya, yang terlibat rentenir. Khususnya yang memang di depan mata kita, yang memang sudah buat laporan. Mohon ditindaklanjuti aja," tegas Idrus.

"Ya kalau kita sih pada dasarnya gini, berharap secepatnya diselesaikan. Ini kan sudah tiga tahun belum selesai-selesai," timpalnya lagi. 

Habib Idrus mengungkapkan, bahwa korban kelicikan rentenir ini lebih dari satu orang. 

"Ini orang (rentenir) kalau nggak ditindak mungkin masih banyak lagi korban.

Karena di kampungan sini (Kampung Lio) aja korbannya ada tiga. Selain Pak Sugi ada dua lagi," beber Idrus.

Korban lainnya, kata Idrus juga mengalami nasib serupa, yakni kehilangan atas hak rumah.

"Dia punya rumah dan sertifikat masih nama dia, tapi tiap bulan dia bayar sama si rentenir ini. Seolah-olah dia ngontrak. Ini kan sudah keterlaluan." 

"Jadi sekali lagi kita berharap dengan Pak Kapolres agar segera menindaklanjuti laporan kami," imbuhnya. 

Siasat Licik Rentenir

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Depok, terancam kehilangan rumah yang selama ini ditempatinya. 

Halaman Selanjutnya
img_title