Mencekam, Ini Daftar 10 Sekolah di Depok yang Mendapat Ancaman Teror Bom Melalui Pesan Berantai

Potret sejumlah aparat yang berjaga
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Mengejutkan, jelang perayaan Natal yang akan berlangsung pada 25 Desember 2025 lusa, sejumlah sekolah di Depok malah mendapat acaman teror bom.

img_title Pemkot Depok Perkuat Program MBG, Ribuan Sekolah Masuk Proses Validasi

Ancaman teror bom tersebut beredar melalui pesan berantai dari seseorang yang menyebut namanya Karmila Hamdi.

Data beredar menyebut, pelaku mengirim pesan bernada ancaman tersebut melalui email ke masing-masing sekolah yang diteror.

img_title Polisi Temukan 995 Senjata Api Berikut Alat Pembuat Amunisi di Sekolah Jaksel, Isi Bunker Jadi Sorotan

Berikut deretan sekolah di Depok yang mendapatkan ancaman teror bom

Adapun data sekolah yang disebut pelaku yakni, SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI1, SMA Bintara Depok, Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman, dan SMAN 6 Depok.

img_title Duduk Perkara Viralnya 'Seragam Mewah' SDN Tanah Baru 3 Depok

Melalui email tersebut, pelaku mengancam bakal melakukan teror bom.

"Sekolah se Kota Depok yang terima email gua, gua bakal teror bom sama culik, bunuh, tebar narkoba ke semua sekolah yang terima email ini. Tunggu aja, anak-anak didik lu semua jadi korban," bunyi keterangan yang ditulis pelaku.

Kemudian, pada kolom keterangan berikutnya pelaku bernama Kamila Hamdi ini juga mengungkap alasan di balik teror bom itu.

"Gua benci sama pendidikan di Depok. Gak terima, polisi gak adil, gak tanggepin laporan karena gua diperkosa dan cowo yang perkosa gua gak tanggung jawab nikahin gua," tuturnya.

"Gua Kamila Lutfiani Hamdi alumni SMP dan SMA IT Nururrahman, Alumni Universitas Telkom. Gua sangat bertanggung jawab atas yang gua lakukan," sambungnya.

"Gua sangat bertanggung jawab atas yang gua lakukan. Jalan Jati Ulin, Blok F, No. 6, Kavling UI Barat rumah gua. Gua gak takut sama apa yang gua lakukan dengan nama almet-almet gua," tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi.

Namun demikian, sejumlah petugas dari Gegana Brimob telah diturunkan ke beberapa sekolah yang diteror pelaku.