Lonjakan Penumpang Mulai Terjadi di Terminal Jatijajar, Sehari Sampai 800 Orang

Pemudik Nataru di Terminal Jatijajar
Sumber :
  • istimewa

Siap – Lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai terlihat di Terminal Jatijajar, Depok. Hari ini ada 800 penumpang yang berangkat dari Terminal Jatijajar. Diperkirakan puncak lonjakan terjadi pada Rabu (24/12).

img_title Diwarnai Kartu Merah, Timnas Indonesia U17 Kalahkan Malaysia U17 Tiga Gol Tanpa Balas dalam Laga Persahabatan

Koordinator Tata Usaha Terminal Jatijajar, Dudi Marsudi mengatakan, rata-rata biasanya hanya 250 sampai 300 penumpang. Namun jelang Nataru jumlahnya menjadi 800 orang sehari.

“Kalau saat ini masih 800, kemungkinan belum mencapai titik puncak yang kami perkirakan kemungkinan besok hari,” katanya, Selasa (23/12/2025).

img_title Pertemuan Pertama Imbang 1-1, Timnas Indonesia U17 dan Malaysia U17 Duel Kembali Hari Selasa

Data yang ada, lonjakan penumpang sudah terjadi sejak Jumat (19/12). Dudi menyebut, lonjakan penumpang Nataru tahun ini berbeda dengan tahun lalu dimana lonjakan terjadi pada 22 Desember. Karena tahun lalu libur sekolah serempak pada 18 Desember 2024.

“Kalau tahun lalu kan bisa di tanggal 22 Desember puncaknya, karena libur sekolah itu persis pas tanggal 18 Desember. Kalau sekarang libur sekolah sampai saat ini belum libur sekolah semua,” ujarnya.

img_title Susunan Pemain Timnas Indonesia U17 vs Malaysia U17 di Laga Garuda Championship Series 2026

Disebutkan, tujuan pemudik banyak ke daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta. Tahun ini ada 300 armada yang disiapkan untuk melayani pemudik saat Nataru.

“Kita harus siapkan seharinya bisa mencapai keberangkatan kalau itu bisa 300 unit,” ujarnya.

Untuk harga tiket di PO bus, diakui ada kenaikan sekitar 5 %. Misalnya PO Bus Sinar Jaya saat ini menjual tiket Rp 190 ribu dari semula Rp 170 ribu.

“Untuk kenaikan saya sudah menanyakan, kenaikan tidak terlalu tinggi, sekitar 5% untuk kenaikan,” akunya.

Ditegaskan bahwa untuk armada sudah dilakukan ramp check agar memastikan dalam kondisi layak jalan. Kemudian untuk sopir juga sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Untuk rutinitas kita bekerjasama dengan Dinkes Depok kitasetiap hari, sampai tadi juga baru selesai kita cek urine, cek kesehatannya untuk awak pengemudi. Alhamdulillah dari beberapa hari ini kita laksanakan tidak ada yang positif,” tukasnya.

Ida, salah satu pemudik mengatakan, hendak menuju Jogjakarta. Dia mengaku sudah menyiapkan segala sesuatu selama dalam perjalanan.

“Berdasarkan agenda itu berangkat jam 2, persiapan ya ini aja yang pertama ATM,” katanya.

Dia mengaku lebih nyaman mudik menggunakan bus karena bisa istirahat di rest area. Dia mengaku tidak ada kendala untuk pembelian tiket.

Halaman Selanjutnya
img_title