Pemprov Jabar-Pemkot Depok Dorong Talenta Digital Lewat DevFest Depok 2025

DevFest Depok 2025
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional, Google Developer Groups (GDG) Depok sukses menggelar konferensi teknologi terbesar di Kota Depok, DevFest Depok 2025.

img_title Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair 2026 di Detos

Bertempat di Balai Sidang Universitas Indonesia, acara ini mempertemukan ratusan pengembang perangkat lunak (developer), akademisi, dan pemerintah untuk menjawab tantangan kesenjangan talenta digital yang masih menjadi isu utama dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Acara ini mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

img_title Dekat dengan Kota Depok, Stadion Pakansari Jadi Arena Bertarung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat Rispiaga, hadir secara langsung dan memberikan sambutan pada pembukaan acara.

Dia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pengembangan talenta digital sebagai fondasi ekonomi kreatif berbasis teknologi.

img_title Usai Kebakaran, KLH dan Pemkot Depok Siapkan Langkah Khusus untuk Penanganan TPA Cipayung

Rispiaga memaparkan data realisasi investasi industri kreatif di Jawa Barat yang mencapai Rp38,37 triliun hingga Triwulan III 2025.

Dari total tersebut, subsektor Aplikasi menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp18,25 triliun.

Jawa Barat memiliki kontribusi signifikan terhadap ekonomi kreatif nasional.

Namun tantangan terbesarnya adalah kesiapan sumber daya manusia. Data menunjukkan bahwa hingga 2030, pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat berasal dari bidang Big Data Specialist, Fintech Engineer, dan AI Specialist.

"DevFest Depok menjadi salah satu langkah konkret untuk menyiapkan talenta-talenta tersebut,” ujar Rispiaga.

Sementara itu Wakil Walikota Depok Chandra Rahmansyah menambahkan Pemerintah Kota Depok memandang inisiatif komunitas seperti DevFest sebagai akselerator pengembangan kota berbasis inovasi.

Chandra Rahmansyah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Manto yang menilai penguatan literasi digital dan pengembangan talenta teknologi sebagai kunci transformasi layanan publik dan daya saing daerah.

Peran akademisi turut memperkuat sinergi tersebut Direktur CEP-CCIT Fakultas Teknik Universitas Indonesia Prof. Dr. Muhammad Suryanegara mengapresiasi peran komunitas teknologi dalam mempercepat transformasi digital daerah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas.

Muhammad Suryanegara menekankan pentingnya link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dan kebutuhan industri digital agar lulusan siap bersaing di dunia kerja. Mengusung tema “Code Beyond the Max Level”, DevFest Depok 2025 menghadirkan enam pembicara berkaliber internasional yang terdiri dari Google Developer Experts (GDE) dan praktisi industri.