Gandeng IJTI, Kadis DP3APKB Depok Ungkap Beratnya Perjuangan di Balik Proses Kota Layak Anak

Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok, Nessi bersama IJTI
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia atau IJTI Depok, siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kota layak anak atau KLA

img_title Wujud Solidaritas, Puluhan Wartawan Depok Doakan Jurnalis yang Hilang saat Bertugas

Hal itu ditegaskan langsung oleh Ketua IJTI Depok, Rizky Tri Ruspanji saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB) pada Selasa, 16 Desember 2025. 

Jurnalis i-News TV itu mengatakan, bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik sekaligus menjadi garda terdepan dalam perlindungan anak melalui karya jurnalistik yang beretika dan bertanggung jawab.

img_title Makodam Jaya Bergemuruh! IJTI Depok Angkat Trofi Usai Bungkam Jurnalis Lensa Pusat 2-0

"Karena peran dari media ini bukan hanya kontrol sosial, tapi juga memiliki tanggung jawab edukasi," katanya dikutip pada Rabu, 17 Desember 2025.

Sosok yang akrab disapa Iyung itu lantas mengingatkan, dalam karya jurnalistik, tentu ada kode etik yang wajib dipatuhi. Terlebih jika hal itu terkait dengan persoalan anak. 

img_title Pemkot Depok Tancap Gas Bangun Kota Ramah Anak, Program Supian Suri Curi Perhatian

"Jurnalis diwajibkan melindungi identitas anak (korban, pelaku, saksi), tidak mengungkap data diri (nama, wajah, alamat, orang tua), berempati, menggunakan narasi positif, menghindari deskripsi sadistis/seksual," terangnya.

Kemudian, tidak menggunakan materi dari media sosial tanpa verifikasi. 

"Ini penting dipahami demi melindungi hak dan kesejahteraan anak dari trauma, stigma, dan menjadi korban kedua setelah dipublikasikan," tegasnya.

Ia memastikan, sejauh ini awak media yang tergabung dalam organisasi IJTI Depok telah menerapkan kebijakan tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari menyambut baik dukungan yang diberikan IJTI.  

Ia pun berharap, sinergi ini terus berkelanjutan guna menghadirkan pemberitaan yang ramah anak sekaligus memperkuat langkah Pemerintah Depok dalam mewujudkan KLA secara berkelanjutan.

"Makanya, masukan dari teman-teman, bantuan dari teman-teman, untuk mewujudkam Depok kota layak anak ini sangat saya harapkan," kata Nessi.

"Karena, kalau jadi kota layak anak, ini bukan cuma kami, mungkin ada peran media di situ. Bagaimana peran media juga luar biasa menyampaikan tentang berbagai macam upaya Pemerintah Kota Depok dalam melakukan upaya perlindungan terhadap anak," sambungnya. 

Bukan Kerja Mudah 

Di sisi lain, Nessi menyadari, upaya menuju kota layak anak tentu tidaklah mudah. Ada banyak variable yang wajib dipenuhi. 

Halaman Selanjutnya
img_title