UI Kerahkan Mahasiswa hingga Profesor ke Lokasi Bencana Sumatra: Fokus Pulihkan Sistem Vital Rakyat
- Istimewa
Siap – Universitas Indonesia (UI) kembali menegaskan perannya sebagai kampus berdampak dengan mengirimkan Tim Tanggap Darurat Bencana berbasis kepakaran ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera.
Tidak hanya membawa bantuan logistik, UI juga menerjunkan profesor, doktor, tenaga kesehatan, dosen, mahasiswa, hingga alumni untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital dan kesehatan masyarakat pascabencana.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Rektor UI, Prof Heri Hermansyah, usai secara resmi melepas relawan UI Peduli di Balai Kirti Lantai 1 Gedung Rektorat UI, Kampus Depok, pada Jumat 12 Desember 2025.
“Hari ini kami melepas tim ahli gabungan untuk turun langsung ke tiga provinsi terdampak banjir di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.
Menurut Heri, misi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata UI sebagai universitas yang impactful, hadir langsung merespons kebutuhan publik melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.
“Ini adalah kolaborasi lintas elemen—dosen, mahasiswa, dan alumni—yang bergerak bersama di bawah bendera UI Peduli,” ujarnya.
Heri menegaskan, dalam misi ini UI tidak sekadar menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga mengerahkan tim ahli lintas disiplin, mulai dari guru besar, dosen, tenaga kesehatan, hingga mahasiswa, untuk membantu pemulihan sistem-sistem vital masyarakat.
“Bantuan UI bersifat science-based. Kami tidak hanya mengirim logistik, tetapi juga profesor dan doktor,” ujarnya.
Ia mencontohkan, tim teknik dari Fakultas Teknik UI bersama Fakultas Kedokteran UI difokuskan pada perbaikan RSUD di Aceh Tamiang yang terdampak banjir agar dapat kembali melayani pasien.
“Fokus kami adalah pemulihan sistem vital masyarakat,” imbuh Heri.
Ke depan, Tim UI Peduli akan disebar secara strategis, di antaranya tim kesehatan lingkungan ke Lambung Bukit, Sumatera Barat, tim medis dan teknik ke Aceh Tamiang dan Langsa, serta tim keperawatan ke Tanjungpura dan Pantai Cermin, Sumatera Utara.
“Harapannya, kehadiran UI dapat mempercepat pemulihan masyarakat. Kami ingin memastikan ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di jurnal dan ruang kelas, tetapi benar-benar menjadi kekuatan pemulihan kehidupan,” kata Heri.
Sebelumnya, pada 1 Desember 2025, UI Peduli juga berkolaborasi dengan Universitas Sumatera Utara mengirimkan bantuan logistik ke Pakkat, Harus, Sorkam, dan Sibolga.