Media Center Pasopati Diresmikan: Senjata Baru Hadapi Krisis dan Publikasi WBP Lapas Cipinang Caption SEO (≤50 karakter
- Istimewa
Siap – Lapas Kelas I Cipinang kini memiliki fasilitas baru yang memperkuat komunikasi publik dan respons krisis.
Media Center Pasopati resmi diluncurkan sebagai ruang publikasi karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus pusat informasi terpadu untuk menghadapi dinamika pemberitaan.
Langkah ini menjadi dorongan besar bagi para WBP.
Karya mereka kini mendapat ruang publikasi yang lebih layak dan terstruktur, sekaligus membuka akses lebih luas kepada masyarakat.
Media Center untuk Publikasi dan Respons Cepat
Media Center Pasopati Lapas Cipinang
- Istimewa
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, meresmikan Media Center Pasopati pada Rabu (26/11).
Ia menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini penting untuk memastikan alur informasi pemasyarakatan dapat tersampaikan dengan cepat, akurat, dan terkoordinasi.
“Media center pasopati akan menjadi sumber penting untuk memastikan informasi pemasyarakatan tersampaikan cepat akurat dan terkoordinasi sehingga dinamika pemberitaan mendapat respon yang cepat,” ujar Mashudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 November 2025.
Ia menambahkan, media center ini juga diharapkan memperkuat kualitas pembinaan WBP dan membuka pintu kolaborasi yang lebih luas bersama pihak eksternal.
Upaya ini sejalan dengan arahan kementerian terkait penguatan tata kelola komunikasi publik.
Peran Strategis dalam Pembinaan WBP
Mashudi menekankan bahwa media center bukan hanya fasilitas dokumentasi, tetapi juga platform untuk menunjukkan hasil nyata pembinaan.
Menurutnya, pusat informasi ini diharapkan dapat mendorong integrasi sosial WBP serta memastikan program pembinaan terus berjalan efektif dan berkelanjutan.
Transformasi Komunikasi Publik di Lapas Cipinang
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menjelaskan bahwa Media Center Pasopati dirancang sebagai ruang kendali komunikasi terpadu.
Fasilitas ini mampu menghimpun dokumentasi kegiatan, publikasi resmi, dan pemantauan isu strategis secara real-time.
“Media Center ini adalah bagian dari transformasi komunikasi publik di Lapas Cipinang. Kami ingin memastikan setiap informasi tersampaikan dengan akurat, cepat, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat,” kata Wachid.
Siap Hadapi Krisis dengan Sistem Terintegrasi
Selain publikasi, media center ini juga dirancang sebagai garda terdepan saat terjadi krisis.
Wachid menegaskan bahwa pihaknya sudah mengusulkan manajemen komunikasi krisis pemasyarakatan terintegrasi kepada kementerian sebagai acuan.