Pengakuan Bang Jago yang Pukuli Satpam Lansia : Habis Minum Arak Bali

Bang Jago diamankan Polsek Sukmajaya
Sumber :
  • Siapviva

img_title Kedok Warung Kelontong di Depok Terbongkar, Ratusan Butir Obat Keras Diamankan Polisi

Siap- CPR (34), pelaku penganiayaan satpam lanjut usia (lansia) di Perumahan Griya Kencana, Sukmajaya, Depok kini mendekam di Polsek Sukmajaya. Pria yang bekerja sebagai tukang parkir itu hanya tertunduk ketika digiring polisi menuju sel.

Pelaku menuturkan, alasan dirinya memukul NW (59) satpam perumahan lantaran kesal terhadap korban. Pasalnya saat pelaku hendak keluar perumahan, pelaku diminta berputar ke jalan lain karena portal sudah ditutup.

img_title Bermodal Pistol Mainan, Perampok Toko Emas di Depok Ini Ternyata Lulusan S2: Pelaku Terjerat Pinjol

“Emosi, karena saya merasa dia ngomongnya tidak sopan, teriak-teriak. Dia bilang ‘Bikin capek aja. Putar balik saja’ dengan nada teriak,” kata pelaku, Senin (8/9/2025).

Mendengar ucapan NW, pelaku pun kesal. Dia langsung mendorong korban dan memukuli berkali-kali. Korban pun mengalami luka di pipi dan kaki. Pelaku mengaku baru saja menenggak minuman keras yaitu arak Bali.

img_title Geger Ranmor Diduga Membawa Senpi, Ini Penjelasan Polisi

“Habis minum. Arak Bali. Belinya di Jalan Baru,” ungkapnya.

Saat kejadian, pelaku sedang berboncengan dengan istrinya. Sang istri sudah mencegah pelaku namun tetap saja pelaku naik pitam.

“Ya, namanya tersulit emosi, dirasa kasar,” ucapnya.

Kini CPR mengaku menyesali perbuatannya. Bahkan dia mengaku usai kabur dia sempat menangis ingat perbuatannya.

“Ya saya nyesel dan pada akhirnya setelah kabur sama istri dipertengahan jalan, saya sempat nangis dulu sebentar karena pikir itu orang tua,” ceritanya.

Pelaku pun meminta maaf atas perbuatannya terhadap korban. Dia mengaku sangat menyesal dan teringat orang tuanya.

“Saya merasa menyesal telah melakukan hal ini, saya juga punya orang tua. Saya tahu ini salah. Dan saya bertanggung jawab atas hal ini,” katanya.

“Saya sebagai anak muda, saya salah, karena itu orang tua. Namun keadaan membuat saya terpancing. Setelah itu saya sadar. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya buat korban dan kepada pihak keluarga, saya minta maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini,” pungkasnya.