Apriaty Sirait Pecahkan Batas: Trainer Perempuan Pertama CK Raih Penghargaan Bergengsi
- Kolase siap.viva
Siap – Apriaty Sirait mencatat sejarah baru di dunia tambang.
Perempuan kelahiran Tarakan itu resmi menjadi trainer perempuan pertama di PT Cipta Kridatama (CK).
Selain itu, juga sekaligus meraih penghargaan Perempuan Berbakti 2025 kategori “Perempuan Berbakti di Perusahaan”.
Penghargaan yang digagas Corporate Forum for CSR Development (CFCD) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ini diberikan pada momen HUT ke-80 RI.
Dengan tema besar “Perempuan Hebat, Bangsa Kuat”, ajang tersebut menyoroti kontribusi perempuan di berbagai sektor strategis, termasuk tambang, yang selama ini minim partisipasi perempuan.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk semua perempuan yang berjuang membuktikan bahwa kita juga mampu,” ujar Apriaty seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Agustus 2025.
Perjalanan Panjang Apriaty
Karier Apriaty dimulai pada 2009 sebagai operator alat berat.
Ia mengendalikan truk tambang raksasa, mulai Caterpillar 785 hingga Liebherr T282.
Perjalanan itu tidak selalu mulus—PHK sempat menghentikan langkahnya.
Namun, ia bangkit dengan tekad lebih kuat, melanjutkan pendidikan, dan menambah sertifikasi.
Pada 2021, Apriaty bergabung dengan PT Cipta Kridatama.
Sejak saat itu, ia dibekali lisensi Training of Trainer (TOT).
Kini, lebih dari 300 trainee—mayoritas laki-laki—sudah ia latih.
“Saya sempat merasa tidak pantas. Tapi saya bertekad membuktikan bahwa perempuan juga bisa menjadi trainer yang kompeten,” tulisnya dalam kisah perjalanan karier.
Komitmen CK untuk Perempuan
Direktur PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan, menegaskan komitmen perusahaan pada budaya kerja inklusif.
“Kami percaya keberagaman adalah kekuatan penting bagi kemajuan perusahaan dan industri tambang di Indonesia. Perempuan membawa perspektif baru, kesabaran, dan ketelitian yang penting bagi keselamatan serta kualitas kerja,” kata Roni.
CK memang dikenal aktif membuka peluang bagi karyawan perempuan untuk upskilling.
Lingkungan kerja yang kondusif, terbuka, dan sportif menjadi fondasi perusahaan dalam membangun SDM kompeten dan berdaya saing.
“Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Apriaty. Ia adalah bukti nyata bahwa dedikasi, kerja keras, dan kesempatan setara dapat melahirkan perubahan besar,” tambah Roni.