Habib Bahar Emosi FPI Diserang di Pemalang: Hei PWI, Kami Datang Tidak Akan Mundur

Reaksi Habib Bahar soal bentrok FPI dan PWI LS di Pemalang
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Habib Bahar bin Smith ikut bereaksi atas bentrok berdarah yang terjadi antara kubu Front Persaudaraan Islam (FPI) dengan ormas Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) di Pemalang

img_title Habib Rizieq Ingatkan Bencana Besar Ancam Indonesia Gegara LGBT

Adapun peristiwa itu terjadi saat ceramah Habib Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu malam 23 Juli 2025.

Diduga, bentrok terjadi lantaran massa PWI-LS mendatangi lokasi ceramah Habib Rizieq yang dikawal sejumlah laskar FPI.

img_title Saling Senggol, Habib Bahar Gas Balik Orang Kepercayaan Hercules: Heh, yang Provokator Siapa?

Akibat kejadian itu, total ada 15 korban luka yang terdiri dari 9 anggota PWI-LS, 2 orang kelompok FPI, dan 4 anggota Polri.

Peristiwa ini memantik emosi Habib Bahar. Tak terima FPI diserang, ia pun mengancam bakal melakukan tindakan tegas.  

img_title Habib Bahar Tantang Balik Sekjen GRIB: Dikiranya Kita Takut Kali

"Saya, Bahar bin Smith saat ini akan berangkat ke Pemalang. Saat ini juga saya berangkat. Pulang hidup, menang, mati di jalan Allah demi membela ulama, habaib, kiai," katanya dikutip dari kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official.

Habib Bahar menegaskan, bahwa setiap perbuatan harus dibalas dengan setimpal.

"Darah dibayar darah betul? Betul. Siap berjuang? Siap. Siap hancur? Siap. Siap binasa? Siap. Angkat tangannya. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar," teriak Bahar dihadapan sejumlah simpatisannya. 

"Hei PWI, kami akan datang, tidak akan mundur. Kami datang, Allahu Akbar. Allahu Akbar," sambungnya dengan nada berapi-api. 

"Suara jihad telah dikumandangkan, saudara-saudara. Maka jangan pernah padamkan sebelum dua diberikan. Kemenangan atau mati syahid di jalan Allah Subhanahu Wa Taala," timpalnya lagi.

Menurut Bahar, apa yang dilakukan lawan FPI itu sudah keterlaluan. 

"Sudah cukup selama ini singa diam atas gonggongan-gongan anjing. Anjing gonggong saya diam. Tapi ketika anjing sudah mulai gigit, singa enggak akan diam," ujarnya.

"Itu singa bakal makan itu anjing sampai tulang-tulangnya, saudara. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar," kata Bahar.