Geger!! Video Syur "Yank Wes Yank" Berdurasi 8 Menit 53 Detik Viral di Medsos, Ternyata Begini Isinya?

Potret ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Lagi, Jagat media sosial kembali berguncang dalam beberapa hari terakhir.

img_title Menohok! John Herdman "Dikuliti" Media Vietnam, Percaya Diri yang Berlebihan Berujung Kalah Telak 0-3!

Pasalnya, baru baru beredar luas video syur yang menampilkan adegan dewasa dengan percakapan suara khas berbunyi “Yank Wes Yank”.

Fenomena ini mendadak viral dan menjadi topik perbincangan hangat di kalangan warganet.

img_title Astaga! Ternyata Begini Sederet Fakta Mengejutkan Dibalik Kasus Video Viral Yank Uwes Yank

Berdasarkan informasi yang beredar terdapat sekitar enam video dengan durasi yang berbeda-beda yang beredar di masyarakat.

Durasi video paling pendek tercatat sekitar 21 detik, sementara video dengan durasi terpanjang mencapai 8 menit 53 detik.

img_title Miris, Begini Nasib Pemeran Pria Usai Video Yank Uwes Yank Viral, Terancam Pasal Berlapis?

Peredaran konten bermuatan asusila atau video syur di ruang digital sebenarnya bukan fenomena baru.

Namun, video yang kini ramai diperbincangkan ini menarik perhatian warganet karena adanya dialog khas berupa ucapan “Yank Wes Yank” yang terdengar dalam rekaman tersebut.

Awal Mula Penyebaran di Media Sosial

Penyebaran konten asusila tersebut meluas dengan sangat cepat di berbagai platform media sosial.

Beredarnya video tersebut diduga semakin cepat setelah sempat muncul di siaran langsung akun TikTok bernama BH NT dengan akun @fl100.

Tayangan itu kemudian diduga membuat penyebaran konten semakin meluas di kalangan pengguna media sosial.

Sontak, cuplikan maupun pembahasan mengenai video tersebut langsung membanjiri berbagai grup percakapan digital dan lini masa media sosial lokal.

Sementara itu, terkait siapa sosok dalam video tersebut, hingga berita ini ditulis masih belum diketahui.

Pihak berwenang dan kepolisian di berbagai daerah biasanya akan melakukan pencarian guna memastikan identitas pemeran serta pihak yang pertama kali mengunggah konten tersebut ke ruang publik.

Oleh karena itu, pengguna media sosial diharapkan lebih bijak dan segera menghapus jika menerima kiriman video tersebut, daripada meneruskannya ke pengguna lain.