Lapas Cibinong Bekali Napi dengan Kesenian Sunda, Ini Filosofinya

Pelatihan kesenian khas Sunda di Lapas Cibinong
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong kembali menambah program binaan khusus untuk para napi. Adapun kegiatan yang ditawarkan kali ini adalah pelatihan seni tradisional khas Sunda.

img_title Persikad Depok Hadapi Pemuncak Klasemen PSPS Pekanbaru di Pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026/27

Program ini sengaja dihadrikan sebagai bagian dari upaya memperkuat program pembinaan kepribadian berbasis budaya.

Para warga binaan alias napi tersebut diajarkan sejumlah kesenian asal Jawa Barat, seperti tari Lengser, serta pembelajaran alat musik gamelan khas Sunda.

img_title Gerobak Pintar, Inovasi Lapas Cibinong Hadirkan Perpustakaan Keliling untuk Cerahkan Napi

"Jadi program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun karakter positif warga binaan," kata Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto dikutip pada Jumat, 10 April 2026.

Ia menjelaskan, seni Lengser dikenal sebagai simbol kebijaksanaan dan penyambutan dalam budaya Sunda. 

img_title Rekap Hasil dan Klasemen Pegadaian Championship 2026/27 Pekan ke-5, Persikad Depok Urutan Kedua

Kesenian ini dipelajari secara langsung melalui praktik gerak dan pemahaman filosofi yang terkandung di dalamnya.

Tak hanya seni tari, warga binaan juga mendapatkan pembelajaran intensif mengenai alat musik gamelan Sunda. 

"Mereka diajarkan mengenal berbagai instrumen seperti saron, kendang, dan gong, serta teknik dasar hingga memainkan komposisi sederhana secara berkelompok."

Menurut Wisnu, kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kepekaan rasa, kekompakan, dan kedisiplinan.

Dalam pelaksanaannya, program ini dibimbing langsung oleh pelatih dari Sanggar Seni Putra Binekas Kabupaten Bogor, Deden.

Ia secara intensif mengajarkan teknik dasar hingga pendalaman ekspresi seni lengser dan permainan gamelan kepada warga binaan. 

Proses pembelajaran juga berlangsung dengan pengawasan langsung dari petugas pembinaan Lapas Cibinong, guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan pembinaan.

Wisnu meyakini, pembinaan berbasis seni budaya merupakan pendekatan efektif dalam membentuk kepribadian yang lebih baik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang ekspresi positif bagi warga binaan sekaligus melestarikan budaya daerah," ujarnya. 

Tidak hanya tari, pembelajaran gamelan juga menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan kedisiplinan. 

"Harapannya, mereka memiliki bekal keterampilan dan nilai kehidupan saat kembali ke masyarakat,” kata dia.

Pelatihan kesenian khas Sunda di Lapas Cibinong

Photo :
  • Istimewa

Deden selaku pelatih juga menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar warga binaan, baik dalam seni tari maupun musik tradisional.

Halaman Selanjutnya
img_title