Heboh, Link Parera 11 Menit Versi Lengkap mendadak Viral di Medsos, Ternyata Begini Isinya?

Potret Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah tautan link Parera 11 menit yang disebut sebut berisikan rekaman video call seorang perempuan dengan seorang laki laki yang disebarluaskan tanpa izin

img_title Patron Dukung Bareskrim Polri Jemput Paksa Influencer Mangkir Kasus N2O Whip Pink

Bahkan, kata kunci Link Parera 11 menit mendadak melesat di mesin pencarian google hingga memicu penasaran warganet dan viral di media sosial berbagai platform.

Viralnya kata kunci Link Parera 11 menit itu lantaran disebut sebut adalah rekaman sebuah video dengan versi lengkap.

img_title Trump Unggah Bendera AS Menutupi Peta Iran, United States of the Middle East?, Pengamat: Perilaku ini Merusak ......

Sontak informasi yang belum jelas itu semakin membuat warganet penasaran dan berlomba lomba mencari link Parera 11 menit.

Fenomena Link Parera 11 menit viral di google menunjukan bahwa betapa cepat sebuah frasa bisa menyebar, padahal hanta dari sebuah potongan unggahan dan cuplikan singkat, warganet langsung beramai ramai mencari link tersebut.

img_title Iran Sebut Negara-Negara Bersatu Tak Ambil Pusing Pernyataan Trump di Media Sosial

Link Parera 11 menit itu mulai dikenal luas setelah beredar potongan klip dan tangkapan layar di media sosial denan narasi rekaman video call berdurasi panjang yang diklaim bersifat pribadi.

Sontak hal tersebut memicu efek Fear of Missing Out (FOMO), di mana banyak orang merasa takut ketinggalan informasi dan penyebaran isu itu makin cepat karena dorongan algoritma media sosial.

Berdasarkan cerita yang beredar, Link Parera 11 Menit dikaitkan dengan rekaman video call antara seorang perempuan yang disebut bernama Parera dan seorang pria dengan julukan “Sultan Malay”.

Video tersebut bahkan disebut sebagai hasil rekaman tanpa izin.

"Narasi ini beredar luas di media sosial tanpa kejelasan sumber,” demikian klaim yang ramai dibagikan warganet.

Namun, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi yang membuktikan kebenaran isi video tersebut.

Bahkan, banyak tautan yang beredar justru mengarah ke situs lain yang berpotensi berisiko bagi pengguna.

Fenomena Link Parera 11 Menit viral juga bukan kejadian pertama.

Pola serupa kerap muncul sebelumnya, yakni memanfaatkan nama atau istilah yang sedang ramai untuk menarik klik dan meningkatkan lalu lintas pengguna internet.