Heboh Video Dugem di Rutan Depok, Netizen: Mantap Juga Ya Bisa Nerocoy Bebas

Suasana terkini di Rutan Depok
Sumber :
  • siap.viva.co.id

Siap – Lembaga pemasyarakatan kembali jadi sorotan. Kali ini soal dugaan pesta narkoba di dalam Rumah Tahanan Negara atau Rutan Depok. 

img_title Gerobak Pintar, Inovasi Lapas Cibinong Hadirkan Perpustakaan Keliling untuk Cerahkan Napi

Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta narkoba viral di media sosial.

Adapun video itu kali pertama diunggah oleh akun Instagram @dewanperwakilannetizen.id.

img_title 2 Pejabat Rutan Depok Dinonaktifkan Imbas Pesta Narkoba Ala Napi, Sosok Ini Jadi Sorotan

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat sejumlah orang yang diduga warga binaan berada di sebuah ruangan gelap dengan lampu kerlap-kerlip yang dilengkapi dengan suara musik keras bak tempat dugem. 

Narasi pada akun tersebut mengaitkan lokasi dalam video dengan Rutan Depok. 

img_title Gegara Pesta Narkoba, 115 Napi Rutan Depok Diangkut ke Nusakambangan: 4 Pejabatnya Diperiksa

“Haloo selamat sore @rutandepok ada paket nih. Mantap juga ya bisa nerocoy bebas di sana, bisa joget dengan volume musik keras,” tulis keterangan dalam akun itu pada Sabtu, 1 Oktober 2026.

Akun itu juga mempertanyakan kondisi ruangan yang disebut tidak terlihat penuh sesak serta menyebut video tersebut sebagai rekaman baru.

Unggahan tersebut kemudian ramai mendapat perhatian warganet. 

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan bagaimana aktivitas seperti yang terlihat dalam video dapat terjadi di lingkungan rutan.

Berikut videonya: Video diduga pesta narkoba

Sementara itu, pihak Rutan Depok belum bisa memberi keterangan atas video viral ini.

Pantauan siap.viva.co.id melaporkan, kondisi Rutan Depok terlihat dalam penjagaan yang cukup ketat.

Menurut beberapa petugas yang ditemui di sana, kabarnya sedang ada pemeriksaan atas kejadian ini.

Namun demikian hal itu belum dapat dikonfirmasi.

Klaim Bebas Narkoba

Sebelumnya, aparat gabungan sempat menggelar razia di Rumah Tahanan Negara Kelas I Depok pada Rabu malam, 23 September 2026.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Karutan Depok, Ario Galih Maduseno ini melibatkan aparat TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional atau BNN. 

Razia ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) dalam rangka meningkatkan pemberantasan barang-barang terlarang.

Hal itu sekaligus upaya dalam melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah tahanan negara tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sejumlah area hunian warga binaan atau narapidana.

Halaman Selanjutnya
img_title