Membongkar Diduga Mafia BBM Biosolar Bersubsidi Modus Bengkel di Pontianak

Gudang BBM bersubsidi jenis Biosolar di Jalan Budi Utomo Pontianak
Sumber :
  • Ngadri/siap.viva.co.id

img_title Detik-detik Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Remaja Tewas di Sungai Melawi

VIVA –Pratik dugaan penyimpanan atau penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar di Jalan Budi Utomo, Pontianak Utara, Kalimantan Barat menjadi sorotan lantaran aktivitas penimbunan BBM diduga belum memiliki ijin.

Pantauan dilapangan, gudang penimbunan BBM bersubsidi jenis Biosolar tersebut dipagar menggunkan seng dan ditutup dengan ban bekas. Seolah-olah lokasi tersebut murni merupakan bengkel vulkanisir ban.

img_title Direktur PT Arta Bumi Khatulistiwa Klarifikasi: Mobil Tangki di Bengkel Ganti Ban

Selanjutnya, tampak mobil truk yang sudah mengisi BBM di SPBU membongkar BBM di gudang tersebut. Mobil tersebut lantas terlihat kembali ke SPBU untuk mengisi BBM.

Sumber terpercaya mengatakan, bahwa gudang BBM tersebut milik Amiyus dan sudah beroperasi cukup lama dan dikenal sebagai pemain minyak subsidi yang senior.

img_title Pertamina Patra Niaga Sanksi SPBUN 6878303 Rasau Jaya, Operasional Dihentikan

‘’Kalau Amiyus main minyak kapasitas besar karena sarana truk yang digunakan untuk melangsir di dalamnya ada tamgki siluman dan ada juga blong,’’kata sumber yang meminta agar identitasnya dirahasiakan kepada siap.viva.co.id pada Sabtu 26 September 2026.

Gudang BBM bersubsidi jenis Biosolar di Jalan Budi Utomo Pontianak

Photo :
  • Ngadri/siap.viva.co.id

Lebih lanjut sumber mengatakan, bahwa gudang milik Amiyus yang terdapat bengkel tersebut main minyak pada malam hari dari pukul 08.00 WIB dan minyaknya dilangsir dari SPBU Tanjung Hilir dan SPBU 28 Oktober.

‘’Kalau Amiyus ini pemain lama dan gudang BBM informasinya belum mengantongi ijin,’’ujarnya.

Sementara itu, LSM LPPN-RI Provinsi Kalimantan Barat, Sarmaji meminta kepada Polda Kalbar dan Mabes Polri akan melakukan pemeriksaan diduga gudang BBM milik Amiyus.

‘’Saya minta ini ditindak, karena BBM bersubsidi jenis Biosolar diperuntukan warga miskin seperti nelayan, petani dan masyarakat tidak mampu,’’pungkasnya.

Pemilik gudang BBM, Amiyus saat hendak dikonfirmsi tidak ada ditempat.