Perang Iran Makin Panjang, Kini Giliran Kongres AS Bertindak
- Gemini AI
Siap – Tekanan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan keterlibatan militer AS dalam konflik dengan Iran kembali muncul dari Kongres.
DPR AS mengesahkan resolusi kewenangan perang yang meminta pasukan Amerika ditarik dari permusuhan dengan Iran.
Resolusi tersebut adalah H. Con. Res. 93 yang diajukan anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Seth Moulton.
Dalam pemungutan suara pada Selasa, 15 September 2026 waktu setempat, resolusi itu disetujui dengan perolehan 220 suara mendukung dan 204 suara menolak.
Berdasarkan catatan resmi DPR AS, sebanyak 213 anggota Demokrat mendukung resolusi tersebut.
Tujuh anggota Partai Republik juga memberikan suara mendukung, sementara 203 anggota Republik menolak.
Satu anggota independen menolak dan sembilan anggota DPR tidak memberikan suara.
Pengesahan H. Con. Res. 93 menjadi kali ketiga DPR AS meloloskan resolusi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik Iran.
Catatan pemungutan suara DPR menunjukkan resolusi serupa sebelumnya juga disahkan pada 30 Juni dan 23 Juli 2026.
Pada pemungutan suara 23 Juli, DPR menyetujui resolusi dengan 214 suara berbanding 208.
Resolusi terbaru menggunakan ketentuan Section 5(c) War Powers Resolution.
Isi resolusi mengarahkan presiden untuk menarik pasukan AS dari permusuhan terhadap Iran, dengan pengecualian bagi unsur militer yang diperlukan untuk mempertahankan Amerika Serikat atau sekutu dan mitra dari serangan yang segera terjadi.
Moulton menyebut pengesahan resolusi tersebut sebagai bagian dari upaya mengembalikan kewenangan Kongres dalam keputusan terkait perang.
"Perang yang menurut Donald Trump hanya akan berlangsung beberapa pekan kini telah berjalan enam bulan dan terus berlanjut. Perang yang tidak pernah disetujui Kongres dan tidak diinginkan rakyat Amerika," tutur kantor Moulton seperti dilansir Anadolu Agency, Jum'at, 18 September 2026.
Kantor Moulton juga menyatakan bahwa pengesahan tersebut belum menjadi akhir dari upaya mereka untuk menghentikan keterlibatan militer AS dalam konflik.
"Pemungutan suara malam ini atas resolusi kewenangan perang yang diajukan Moulton merupakan langkah lain untuk mengakhiri perang Trump dengan Iran, tetapi pekerjaan belum selesai. Kami akan terus memberikan tekanan sampai Trump mengalah," paparnya.
Salah satu perhatian dalam pemungutan suara kali ini adalah adanya dukungan dari tujuh anggota DPR Partai Republik.