Dulu Kuda Hitam, Kini Como 1907 Semakin Bikin Tim Besar Cemas

Selebrasi pemain Como 1907 saat bertanding melawan Parma.
Sumber :
  • Instagram/comofootball

SiapComo 1907 kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lagi klub yang mudah dipandang sebelah mata. 

img_title Como 1907 vs Barcelona: Reuni Fabregas yang Bisa Mengubah Segalanya

Setelah membuat kejutan besar di Liga Champions, tim asuhan Cesc Fabregas kembali mengamankan kemenangan di Serie A.

Kali ini, Parma menjadi korban terbaru Como 1907.

img_title Bukan Sekadar Uang, Ini Formula yang Bikin Como 1907 Terus Melesat

Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin malam, 14 September 2026, I Lariani mengalahkan tamunya dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Como harus menghadapi pertandingan yang jauh berbeda dibandingkan saat menghancurkan RB Leipzig di Liga Champions.

img_title Daftar Tim dan Jadwal Babak 16 Besar Coppa Italia 2026/27, Ada Juara Bertahan Inter hingga Klub Milik Djarum Como 1907

Beberapa hari sebelumnya, Como membuat publik sepak bola Eropa terkejut setelah mengalahkan Leipzig dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan debut mereka di kompetisi elite Eropa tersebut.

Kini, mereka kembali ke kompetisi domestik dan membuktikan bahwa kemenangan besar atas Leipzig bukan sekadar keberuntungan satu malam.

Performa Como 1907 juga membuat kembali munculnya pernyataan legenda AS Roma dan Timnas Italia, Francesco Totti.

Sebelumnya, Totti telah memberikan perhatian terhadap perkembangan Como.

Ia menilai klub tersebut sebagai salah satu kejutan menarik dalam sepak bola Italia dan bahkan melihat I Lariani sebagai salah satu tim dengan permainan terbaik.

Pernyataan tersebut kembali menarik perhatian setelah Como mampu menunjukkan konsistensi di dua kompetisi berbeda.

Seperti dikutip dari kanal YouTube BOLA VISTA, Como yang dimiliki Hartono bersaudara atau Bos Djarum kembali mengamankan kemenangan.

Jika kemenangan atas Leipzig sebelumnya menimbulkan pertanyaan apakah Como hanya sedang menikmati malam ajaib, hasil melawan Parma memberikan jawaban yang berbeda.

Tim Fabregas ternyata mampu tetap menang ketika pertandingan tidak berjalan semudah yang diharapkan.

Menghadapi Parma, Como tidak mampu mengulang pesta gol seperti ketika melawan Leipzig.

Pertandingan berlangsung lebih ketat. Parma berusaha memberikan perlawanan dan membuat Como harus bekerja keras untuk mempertahankan kendali permainan.

Namun, kualitas I Lariani kembali terlihat ketika mereka mampu memanfaatkan peluang yang didapat.

Como membuka keunggulan pada menit ke-23.

Nico Paz mengirimkan assist yang kemudian diselesaikan Jacobo Ramon untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Como berada dalam posisi yang lebih nyaman.

Halaman Selanjutnya
img_title