Terjebak Perang Iran: Korsel Pusing Ditekan Trump tapi Nggak Sanggup Hadapi Teheran

Rudal raksasa milik Republik Islam Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Republik Islam Iran melayangkan peringatan keras mengenai konsekuensi serius bagi Korea Selatan, jika negara tersebut terlibat dalam konfrontasi militer dan blokade angkatan laut Amerika Serikat di Selat Hormuz. 

img_title Perang Belum Reda, Iran Justru Buka Opsi yang Bikin Dunia Cemas

Dikutip dari kanal YouTube tv One, kendati kedua negara memiliki rekam hubungan diplomatik yang baik selama 65 tahun, namun Iran memastikan bahwa segala bentuk kehadiran militer Soul di Teluk Persia akan dipandang sebagai dukungan langsung terhadap agresi Amerika Serikat. 

Ancaman ini dilontarkan Teheran menyusul laporan bahwa Korea Selatan (Korsel) mulai mempertimbangkan pengarahan aset militer guna mendukung operasi di Selat Hormuz. 

img_title Bukan Sekadar Sindiran, Iran Tegaskan Keamanan Timur Tengah Tak Perlu Campur Tangan AS

Kondisi ini membuat Soul dilema. Pasalnya mereka mendapat tekanan langsung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

‏Usai penolakan awal atas permintaan bantuan militer di Teluk, Trump kemudian mengambil tindakan balasan secara sepihak dengan memangkas durasi latihan militer gabungan dari 11 hari menjadi 5 hari pada Agustus lalu. 

img_title Suasana Makin Tegang, Iran Tantang AS Bertempur Langsung

Trump mengkritik biaya latihan yang mahal, serta mempertanyakan komitmen sekutunya tersebut di saat ribuan tentara Amerika Serikat diasingkan di Semenanjung Korea.

‏Langkah ini memicu keresahan politik domestik di Soul.

Mengingat pemangkasan latihan tempur berdampak langsung pada tingkat kesiapsiagaan pertahanan menghadapi ancaman Korea Utara. 

Keterlibatan Korea Selatan dalam krisis Selat Hormuz tidak terlepas dari ketergantungan pasokan energi nasional. 

Sekira 60 hingga 70 persen impor minyak pentas melintasi rute peran tersebut. Disisi lain, Soul juga tak siap jika harus berhadapan dengan Teheran.

Diberitakan sebelumnya, Republik Islam Iran kembali mengingatkan negara lain agar tidak ikut campur dalam konflik yang terjadi antara mereka dengan Amerika Serikat maupun Israel.

Adapun negara yang disinggung Teheran adalah Korea Selatan. Iran memperingatkan agar Soul tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat di Selat Hormuz. 

Dikutip dari kanal YouTube Kompas, Teheran menegaskan langkah Korsel itu dapat memicu konsekuensi yang fatal. 

Peringatan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei Hamaneh pada Senin, 7 September 2026.

"Korea Selatan dan negara-negara lain tentu menyadari bahwa setiap partisipasi dalam tindakan agresif dan intervensionis Amerika Serikat di kawasan ini sama saja dengan ikut terlibat dalam agresi militer yang terang-terangan," katanya. 

Halaman Selanjutnya
img_title