Iran Kirim Peringatan Keras ke AS, Apa yang Terjadi Jika Blokade Berlanjut?

Potret ilustrasi perang Iran yang terus berlanjut.
Sumber :
  • Gemini AI

Siap – Iran mengklaim mampu menghadapi tekanan Amerika Serikat (AS) dan Israel melalui strategi perang asimetris.

img_title Obama Ledek Strategi Trump Kalah Perang Iran: Persedian Rudal Kita Telah Menipis

Teheran menilai pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan posisi Iran di tengah meningkatnya tekanan militer, ekonomi, dan informasi.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, mengatakan Iran telah berhasil menghadapi AS dan Israel melalui perang asimetris.

img_title Di Tengah Konflik dengan AS, Iran Berupaya Menyelamatkan Daya Beli Masyarakat

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan Teheran dalam menghadapi kekuatan militer yang memiliki keunggulan persenjataan.

Dikutip dari Tasnim News, Abdollahi menyebut AS kini mengubah pendekatan setelah gagal mencapai tujuan melalui pertempuran terbuka. 

img_title Gawat! Opsi Serangan Skala Besar AS ke Iran Siap Dieksekusi, Tinggal Tunggu Lampu Hijau dari Trump dalam 96 Jam?

Washington, menurut dia, mulai mengandalkan perang hibrida, perang lunak atau soft war, serta perang kognitif untuk memberikan tekanan lebih besar terhadap Iran.

Abdollahi menilai perubahan strategi tersebut menjadi upaya AS untuk menutup kelemahan yang muncul dalam menghadapi Iran.

Ia juga mengatakan Amerika Serikat telah lebih dari 80 tahun tidak pernah mendengar kata tidak dari negara lain. Namun, kondisi tersebut dinilai berbeda ketika berhadapan dengan Iran.

Menurutnya, AS berharap bangsa Iran menyerah sebelum perang agresi dilancarkan.

Akan tetapi, harapan tersebut disebut tidak akan terwujud.

"Ilusi itu tidak akan pernah menjadi kenyataan," katanya.

Abdollahi mengatakan pihak AS dan Israel berupaya menutupi celah strategis serta kegagalan mereka melalui berbagai bentuk tekanan. 

Strategi tersebut mencakup perang lunak, perang kognitif, hingga tekanan ekonomi.

Ia menilai pendekatan tersebut tidak akan mudah menggoyahkan Iran karena mendapat perlawanan dari masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah.

"Namun mereka juga akan gagal di ranah ini berkat keberanian rakyat Iran dan kebijaksanaan para pejabat negara tersebut."

Komandan senior Iran tersebut juga menegaskan kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi ancaman AS dan Israel secara asimetris.

Strategi itu disebut memungkinkan Teheran mempertahankan inisiatif ketika menghadapi berbagai bentuk tekanan.

Menurut Abdollahi, pengalaman Iran dalam menghadapi konflik tersebut bahkan telah menghasilkan sebuah pola perlawanan yang dapat menjadi perhatian dunia.

"Republik Islam telah menyuguhkan model perlawanan baru kepada dunia," tutur jenderal tinggi tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title