Mengejutkan! Gianluigi Buffon Ternyata Nyaris Kabur dari  Juventus 3 Kali

GIanluigi Buffon nyaris tinggalkan Juventus
Sumber :
  • dazn.it

Siap – Gianluigi Buffon sudah gantung sepatu dari lapangan hijau. Walau begitu pengabdiannya di Juventus tetap abadi.

Buffon bergabung ke Juventus pada 2001 silam. Ia digaet dari Parma dan menjadi pemain termahal dunia waktu itu.

Sang kiper adalah simbol kehebatan dan keterpurukan Juventus. Karena bersamanya Juve panen scudetto dan tiga kali ke final Liga Champions.

Dan bersama dia pula Juventus tersandung kasus Calciopoli hingga didegradasikan ke Serie B. Meski turun kasta Buffon tak pergi ke klub lain.

Ia menunjukkan kesetiaannya. Namun, siapa sangka ternyata ia nyaris pindah dari klub asal Turin. Bahkan tak hanya sekali, melainkan tiga kali.

“Pada 2005 ada klub asing besar yang menginginkan saya. Tapi saya tidak mempertimbangkannya. Pada 2011 saya dekat menuju Roma lagi,” ucap Gianluigi Buffon kepada La Repubblica, Rabu (1/5/2024).

“Montali menelepon saya, saya menyukai penawarannya dan ada sesuatu yang rusak dengan Juve. Tapi kemudian Conte datang dan mengonfirmasi masa depan saya.” Ia menambahkan.

“Kemudian saya sangat dekat pergi ke Atalanta. Mereka mengenal saya sangat dekat. Saya, Paratici, Pirlo ada di sana. Tapi Pirlo bilang ‘Gigi ini tahun pertama saya melatih jadi saya harap kamu di sini’. apa yang bisa saya katakan lagi padanya?,” imbuhnya.

Total 20 tahun waktu yang dihabiskan mantan kiper nomor satu Italia di Juventus. Sebanyak 22 gelar turut ia berikan.

Memang Gianluigi Buffon sempat pergi ke Paris Saint-Germain 2018 lalu. Tapi setahun berselang ia kembali ke stadion Allianz.

Itu merupakan bentuk kecintaannya terhadap Juventus. Dan tentu dia tidak akan melupakan Parma yang merupakan klub pertama.

Maka dari itu ia pulang ke Parma 2021 lalu. Padahal I GIalloblu berkutat di Serie B. “PSG, kembali ke Juve, menerima menjadi kiper cadangan dua musim di sana, lalu pergi ke Serie B demi Parma, itu adalah pilihan," singgung Gianluigi Buffon.

“Saya menjelaskan kepada anak-anak mengapa saya melakukan hal-hal ini. saya berharap bagi mereka ini adlaah warisan yang bisa diambil sesuatu yang baik,” tutupnya.